RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
HOBY
image

Komunitas Mobil HBC

SAIKI JAM

Pelaksanaan e-KTP , NIK Menjadi Kendala Di Setiap Daerah

image

Jakarta,KSR.COM_Kementerian Dalam Negeri saat ini sedang melaksanakan proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Targetnya rampung pada 2012 mendatang. Namun,sejumlah permasalahan mendera.
    Soal hukum. misalnya, panitia lelang e-KTP dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan atau penyalahgunaaan wewenang pada tender megaproyek itu. Kendala teknis juga jadi hambatan.
Anggota Komisi II DPR RI Malik Haramai mengatakan melihat fakta saat ini, pihaknya tak yakin pengadaan e-KTP bakal sukses.Salah satunya persoalan nomor induk kependudukan (NIK).


Padahal, "NIK adalah basis utama KTP, tapi ini belum beres. Kalau NIK tidak beres, e-KTP tidak akan beres," kata dia dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu 17 September 2011. Bahkan, dia menambahkan, terungkap ada 10 ribu NIK ganda di Pekanbaru.


    Malik juga menyinggung jaringan koneksi e-KTP di wilayah Jakarta Pusat belum juga terpasang meski perangkatnya telah tersedia. "Salah satu masalah adalah pengadaan alat. Bisa dibayangkan, yang seharusnya aksesnya lebih mudah tapi molor. Bagaimana dengan yang lain?" kata dia.


Sementara, aktivis ICW, Tama S. Langkun mengatakan persoalan NIK seharusnya jadi prioritas. "Paling substansi, sebelum pelaksanaan e-KTP, perlu ada pemutakhiran data. Pembenahan NIK," kata dia.
Proyek yang sedang berjakan, tambah dia, terkesan dipaksakan. "NIK dipaksakan, e-KTP juga dipaksakan. Padahal, kalau NIK-nya benar, kecurangan pemilu tak akan terjadi. NIK juga ditujukan untuk data pajak. Jangan sampai e-KTP proyek oriented." tambah dia.


Plt Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Irman menjelaskan, untuk persoalan NIK, pihaknya sudah mensyaratkan adanyan pencocokan secara online. "Sehingga yang ganda bisa ditemukan. e-KTP diterbitkan jika data clear, NIK clear," kata dia.
Soal tudingan proyek e-KTP terkesan memaksakan, Irman menjelaskan, pihaknya awalnya menargetkan selesai 2013, bukan 2012. "Yang minta selesai 2012 itu DPR. Agar sukses pemilu 2014 maka diminta 2012," tambah dia.


Semarang Mulai April 2012

Sementara itu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang tengah mempersiapkan prasarana untuk penerbitan KTP elektronik atau e-KTP. Kadispendukcapil Tata Pradana mengemukakan akan mulai April sampai November 2012 sudah dilakukan jadwal distribusi dan penerbitan e-KTP.
    "Barulah pada Mei sampai minggu kedua Desember 2012 dilakukan penyerahan kepada 1,3 juta penduduk wajib KTP," kata Tata dalam rapat kerja dengan Komisi A.
    Anggota komisi Agung Prayitno mengemukakan, Kota Semarang menjadi bagian dari 300 kabupaten/kota se-Indonesia yang wajib memberlakukan e-KTP mulai 2012.
    Bila pemerintah daerah belum siap melakukan kebijakan tersebut dapat melanggar UU No 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan dan Perpres No 35/2010. "Mau tidak mau untuk kebijakan yang baru itu konsekuensinya soal anggaran. Pada APBD 2012, anggarannya sudah harus dimasukkan," kata dia.
Berhubung saat ini 2011 akan berakhir, tentunya Dispendukcapil sudah harus selesai melakukan pendataan Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara nasional.
    "Kami berharap pendataan NIK harus bisa rampung di tahun ini. Bila sampai terlambat, tentunya pelaksanaan e-KTP bisa molor. Pemkot bisa ditegur oleh pemerintah pusat," ungkap Agung.
    Untuk teknis pembuatan KTP elektronik itu, masing-masing kecamatan akan dibantu oleh tenaga teknis yang berasal dari outsourcing. Setiap kecamatan akan dibantu 10 orang tenaga teknis. "Soal itu sudah disetujui Komisi A. Kalau hanya mengandalkan tenaga PNS kecamatan sepertinya belum optimal," lanjutnya.    **TIM

Mon, 17 Oct 2011 @06:12

Copyright © 2020 PCD TECH · All Rights Reserved