RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
HOBY
image

Komunitas Mobil HBC

SAIKI JAM

Terlibat Penipuan CPNS, Mustofa Dipecat Sementara

Semarang,KSR.COM _ Badan Kehormatan memutuskan Mustofa anggota Komisi D DPRD Jateng dipecat untuk sementara waktu karena terlibat kasus penipuan CPNS.

Deretan panjang pemeriksaan kasus penipuan CPNS 2011 yang dilakukan Mustofa, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kian masuk daftar rapor merah. Badan Kehormatan (BK) DPRD Jateng, Senin (10/10) merekomendasikan sanksi tegas pemecatan sementara.

Pasalnya, Mustofa selain mangkir dari tugas kedewanan selama lima bulan berturut-turut. Deretan ulah anggota dewan tersebut semakin memperkuat indikasi terlibat dalam kasus makelar seleksi CPNS.

“Mustofa dapat diberhentikan sementara sebagai anggota DPRD jika kasus hukum yang menjeratnya terus berlanjut dan yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka,” terang Ketua BK DPRD Jateng, Nuniek Sri Yuningsih.

Rekomendasi tersebut diputuskan setelah melakukan klarifikasi pada Mustofa dan disampaikan kepada pimpinan DPRD. Sebelumnya, Polda Jateng juga sudah menetapkan Mustofa sebagai tersangka atas kasus penipuan CPNS hingga menelan sejumlah korban.

Penetapan tersangka pada Mustofa dilakukan pada Juli lalu. Penetapan tersangka itu menjadi dasar pengajuan surat permohonan izin pemeriksaan ke Kemendagri Nomor R/Res 1.1 /2115/Dit Reskrim Um tanggal 15 Juli.

"Selama ini kami tak tahu status hukumnya di Polda. Kalau memang sudah ditetapkan sebagai tersangka, BK membutuhkan statement tegas atau surat keterangan penetapan tersebut," ungkap Nuniek.

Sampai kapan Mustofa dipecat sementara? Wakil Ketua BK DPRD Jateng, Kamal Fauzi menegaskan, status pemecatan sementara itu berlangsung hingga ada keputusan resmi dari pengadilan.

Dikatakannya, jika Mustofa dinyatakan bersalah, maka bisa dipecat permanen. “Namun jika dinyatakan tak bersalah, maka hak-haknya sebagai anggota dewan akan dikembalikan,” ungkap Kamal.

Sementara anggota BK Subandi mengatakan, ada 17 poin pertanyaan yang ditanyakan BK kepada Mustofa. 17 pertanyaan itu melebar hingga banyak pertanyaan. “Dia mengaku bersalah,” kata Subandi.

Dikatakan, pengurus pusat PKB sebenarnya sudah memecat Mustofa pada Agustus lalu. "DPP telah memutuskan pemecatan dan pencopotan Mustofa dari anggota PKB karena diduga tersangkut kasus makelar seleksi PNS," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Yusuf Mujenih dalam siaran persnya pada 20 Agustus lalu.

 

Gelar Aksi

Sementara puluhan aktivis KAMMI berorasi di pintu gedung DPRD Jateng. Mereka melakukan berbagai aksi teaterikal yang digambarkan si perut buncit (Mustofa, red) dibelenggu tali di leher dan tubuhnya, kemudian diseret. “Tokoh Mustofa” tersebut lalu digelandang ramai-ramai oleh pengunjukrasa di depan kantor dewan.

"Tidaklah layak jika kursi jabatan tersebut masih diduduki Mustofa," seru Zulkifli, Koordinator Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komda Semarang, Senin (10/10).  

Mereka juga membawa beberapa poster, di antaranya bertuliskan "Basmi Mafia CPNS", "Kami Tidak Butuh Wakil Rakyat Yang Korup", "Turunkan Mustofa", dan "Mafia CPNS=Koruptor".

Aksi sempat ricuh saat puluhan mahasiswa tersebut ngotot ingin masuk ke Gedung DPRD Jawa Tengah untuk menyampaikan aspirasi. Karena mereka dihalang-halangi aparat kepolisian. Aksi dorong-dorongan antara para mahasiswa dengan petugas kepolisian pun terjadi di depan pintu masuk.

Situasi mereda setelah akhirnya anggota Komisi D Ali Mahfud menemui para pengunjukrasa. Diterangkan Ali, saat ini kasus dugaan penipuan CPNS dengan tersangka Mustofa tersebut telah ditangani Polda Jateng. Untuk itu, Ali meminta agar semua pihak menunggu hasil penyidikan.**TIM KSR

Thu, 13 Oct 2011 @07:28

Copyright © 2020 PCD TECH · All Rights Reserved