RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

MITRA
image

ANGKRINGAN NAMBAH TERUS SEMARANG

WELCOME

MITRA
image

Angkringan Nambah Terus 

Jl. Gajah Raya No.128c Semarang

PARIWISATA
image

GO JATENG GAYENG 2018

INFO REDAKSI
image

Pimred Koran Suara Rakyat

ANDI TRIS SN


Silahkan Hubungi Kami
Kategori
Arsip
MITRA
image

LBH LINDU AJI 

HOBY
image

Komunitas Mobil HBC

SAIKI JAM

HP: SOSOK PEMIMPIN YANG MEMIKIRKAN RAKYAT KECIL

image

SEMARANG,KSR .COM _Yang ijo royo-royo adem ayem tentrem gemah ripah loh jinawi mungkin jadi idaman setiap masyarakat yang menginginkan kedamaian dalam kehidupannya,   selama mereka tinggal di wilayah yang terletak di pusatnya pulau Jawa ini. Tapi tentunya keadaan seperti itu tidak bisa dengan mudah terealisasi begitu saja. Perjuangan panjang yang penuh semangat dan tak kenal letih dengan arah yang sudah ditata dan direncanakan dengan baik adalah salah satu syarat agar keadaan seperti itu bisa tercapai.

Dan karena itulah Jateng membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya mau memikirkan wong cilik tetapi juga bisa berbuat banyak secara nyata untuk kehidupan mereka pada hari ini dan juga di hari-hari berikutnya nanti.  Lantas siapa sosok yang pantas untuk menjadi seorang pemimpin Jawa Tengah  yang merakyat dan bukan asal tampil menjadi seorang penguasa belaka?

Salah satu pasangan Cagub Jateng Hadi Prabowo, yang berpasangan dengan Don Murdono,   dan diusung oleh  enam (6) partai politik yakni, PKB, PPP, PKS, Gerindra, Hanura dan PKNU menjawab, “Masyarakat itu harus menjadi objek pembangunan, dan bukan subyek yang justru pada akhirnya nanti mereka jauh dari arti sejahtera yang sebenarnya” dan oleh karena itulah Ia mengatakan jika, ” Saya lebih sreg dengan sebutan pemimpin dari pada penguasa.” Begitu lanjut kata Hadi Prabowo.

Memang tak bisa dipungkiri jika seorang pemimpin yang diangkat bersama oleh kekuatan beberapa partai politik akan lebih cenderung berlabel sebagai sosok penguasa dari pada sebagai pemimpin. Masyarakat sering dijadikan sebagai komoditas politik sementara program-program yang dicanangkan hanya menimbulkan ketidak pastian. Sosok penguasa seperti itu   juga selalu bersandar pada organisasi politik yang mengusungnya. Dan Ketika ada kritik atas tindakannya yang menyimpang, parpol pengusung membela mati-matian.

Lantas kenapa mesti kehidupan rakyat kecil yang harus lebih diperhatikan? Karena bisa jadi menyelesaikan masalah kehidupan rakyat kecil adalah menyelesaikan separuh dari keseluruhan permasalahan di negeri ini.

Sebagai seorang pemimpin yang baik dan berpengalaman tentunya bukan hanya sebatas memikirkan saja. Tetapi juga mempunyai strategi jitu untuk mengimplementasikan pemikiran-pemikirannya itu dalam realitas sosial sehari-hari. Pemimpin tidak boleh menunggu rakyat yang dipimpinnya harus menjerit kelaparan dulu atau menderita karena tak henti-hentinya dililit oleh berbagai problema sosial dalam hidupnya.

Pemimpin harus tanggap dan peka terhadap kondisi rakyat yang sebenarnya. Sehingga sebelum mereka menjerit karena tergencet oleh penderitaan hidup sehari-hari, maka seorang pemimpin harus jauh-jauh hari sudah mempersiapkan strategi untuk meminimalisir jika hal yang demikian itu terjadi. Oleh sebab itulah tidak hanya dibutuhkan seorang pemimpin yang cerdas saja. Tapi juga sosok yang berwibawa, bijak, berpengalaman dan mau ngerti dengan rakyatnya. Tidak hanya bisa membuka telinga di kepalanya. Tetapi juga cerdik dalam membuka telinga hatinya.

Dalam penilaian Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, A Fikri Faqih, Sosok Hadi Prabowo, yang berpasangan dengan Don Murdono adalah “Mereka berdua tokoh birokrat yang memiliki pengalaman memimpin di daerah masing – masing. Hadi Prabowo memiliki pengalaman menjabat sebagai sekda, sedangkan Don memiliki pengalaman memimpin Kabupaten Sumedang,” begitu ucap Fikri kepada PKS Jateng Online.

Pemimpin sacara otomatis akan menyadari dirinya sebagai motivator penggerak, punya kreatifitas, inovatif dan selalu siap bekerja keras atas nama kepentingan rakyat dan tidak ada alas an politis dalam menjalankan kepemimpinan, meski kekuatan parpol sanantiasa dijadikan Patner atau mitra dalam menggali informasi soal kebutuhan sekaligus keluhan masyarakat. S egudang pengalamannya sebagai birokrat bisa menjadi modal bagi Hadi Prabowo untuk menanta lagi Jawa Tengah. Seringnya turun kebawah mendengar aspirasi masyarakat, juga menjadi pemicu untuk mengubah Jawa Tengah yang sarat dengan problematika menjadi lebih baik.

Dengan motto “Sesarengan Bangun Jawa Tengah” Pak Hadi Prabowo mengajak masyarakat untuk secara bersama-sama membangun Jawa Tengah. Ajakan itu merupakan bentuk kepedulian beliau yang sangat ingin membangun propinsi ini bersama dengan seluruh rakyat untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai daerah yang hijau dan sejuk. ijo royo-royo adem ayem tentrem gemah ripah loh jinawi. (Andi sn)

Mon, 13 May 2013 @12:32

Copyright © 2020 PCD TECH · All Rights Reserved